Natal Membawa Perubahan
Lukas 2:8-20
Tetengkoren: petugas pemukul kentongan bersama penyaji palakat segera memasuki ruang gereja.
Prosesi
Anak-anak mengantar Pendeta dan Pastor memasuki ruang ibadah.
Sesudah Pendeta dan Pastor berada pada tempat masing-masing, anak-anak duduk di tempat duduk masing-masing.
UCAPAN SELAMAT DATANG
Petugas: Syalom, selamat siang, kita bertemu kembali dalam Ibadah Istimewa Perayaan dan Ekaristi Natal 2006. Atas nama Badan Pengurus Gereja Minahasa saya mengucapkan selamat datang dan selamat beribadah. Ibadah kali ini dipimpin oleh Pendeta Francis Makatipu-Kambey, Pendeta T.E. Manurung dan Pastor Sunu Hardijanta. Musik Pengiring oleh: Bapak Hans Toorop, Bapak Ronald Hutting dan Saudara Jeffrey Rahaded. Pendamping dan Koordinator: Seksi Kerohanian. Untuk memulai ibadah ini saya mengundang ibu, bapak dan saudara sekalian menyanyikan Hai Mari Berhimpun.
1. Hai mari, berhimpun dan bersuka ria!
Hai mari semua ke Betlehem!
Lihat Yang Lahir Raja bala sorga!
Sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia,
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
2. Terang yang ilahi, Allah yang sejati,
t'lah turun menjadi manusia.
Allah sendiri dalam rupa insan.
Sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia,
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
3. Gembala dipanggil dari padang raya
menuju palunganNya yang rendah.
Kita pun turut bergegas ke sana!
Sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia,
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
4. Melihat bintangNya, datang orang Majus
menghantar emas, kemenyan dan mur.
Marilah kita persembahkan hati.
Sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
6. Demi kita ini Ia sudah lahir.
Peluk Dia dalam iman teguh:
Cinta kasihNya patut kita balas.
Sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia,
Sembah dan puji Dia, TuhanMu!
7. Hai para malaikat, angkatlah suaramu,
biduan sorgawi, bernyanyilah!
Muliakan Allah, Bapa dalam sorga!
Sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia,
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
8. Ya, Tuhan yang lahir pada hari ini,
ya, Yesus, terpujilah namaMu!
Firman abadi yang menjadi daging.
Sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia,
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
VOTUM dan SALAM (Pendeta Francis Makatipu-Kambey)
P: Dalam nama Tuhan, Bapa, Anak dan Roh Kudus.
Semoga kasih karunia dari Allah Bapa kita, rahmat dari Tuhan Yesus Kristus serta persekutuan dalam Roh Kudus senantiasa menyertai kita sekalian.
U: Amin. --- (Jemaat duduk)
MENYANYI GITA SORGA BERGEMA
1. Gita sorga bergema, "Lahir Raja mulia!
Damai dan sejahte4ra turun dalam dunia."
Bangsa-bangsa, bangkitlah dan bersoraklah serta,
Permaklumkan Kabar Baik: Lahir Kristus, T'rang ajaib!
Gita sorga bergema, "Lahir Raja mulia!"
2. Yang di sorga disembah, Kristus, Raja yang baka,
lahir dalam dunia dan Maria bundaNya.
Dalam daging dikenal Firman Allah yang kekal;
Dalam Anak yang kecil nyatalah Imanuel!
Gita sorga bergema, "Lahir Raja mulia!"
3. Raja Damai yang besar, Surya Hidup yang benar,
menyembuhkan dunia di naungan sayapNya,
tak memandang diriNya, bahkan mau dit'rimaNya,
lahir untuk memberi hidup baru abadi!
Gita sorga bergema, "Lahir Raja mulia!"
AJAKAN BERIBADAH (Pendeta Francis Makatipu-Kambey bersama-sama Jemaat)
Yesaya 40:1-4 & 10-11
Pendeta: Hiburkanlah, hiburkanlah umatku, demikian firman Allah.
Jemaat : tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan Tuhan dua kali lipat karena segala dosanya.
Pendeta: Ada suara yang berseru-seru, "Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk Tuhan, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!
Jemaat : Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan, tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran;"
Pendeta: Lihat, itu Tuhan Allah, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tanganNya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payahNya ada bersama-sama Dia, dan mereka yang diperolehNya berjalan di hadapanNya.
Jemaat : Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternakNya dan menghimpunkannya dengan tanganNya; anak-anak domba dipangkuNya. Induk-induk domba dituntunNya dengan hati-hati.
PENGAKUAN DOSA dan PETUNJUK HIDUP BARU
(Pendeta Francis Makatipu-Kambey)
P: Saudara-saudari, marilah mengakui di hadapan Allah bahwa kita telah berdosa serta memohon belas kasihan Tuhan supaya kita layak merayakan peristiwa penyelamatan ini.
Tuhan Yesus Kristus, kami mudah tersinggung dan sukar mengampuni, kurang sabar dan cepat marah. Tuhan kasihanilah kami.
J: Tuhan kasihanilah kami.
P: Di dalam pergaulan dengan sesama, kami sering terkurung dalam kesempitan cinta diri dan sering kurang mencintai mereka dengan tulus hati. Kristus kasihanilah kami.
J: Kristus kasihanilah kami.
P: Kami mudah sekali mengadili orang lain dan lekas iri hati pada sesama. Tuhan kasihanilah kami.
J: Tuhan kasihanilah kami
P: Saudara-saudari, Allah memanggil dan menyelamatkan kita bukan karena kita layak, melainkan melulu karena kebaikan hatiNya. Maka, semoga Allah yang maha baik itu mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
J: Amin.
PADUAN SUARA Pemuda Gereja Minahasa
Anak-anak mengikuti Sekolah Minggu.
DOA PEMBUKAAN MENJELANG KHOTBAH (Pendeta T.E. Manurung)
BACAAN ALKITAB (Petugas: Indonesia dan Belanda)
Lukas 2:8-20
MENYANYI MALAM KUDUS
Solo : 3 . 3 3 3 | 5 . 5 5 5 | 1 . . | 5 . .
Da-lam malam su- nyi dan senyap trus
Koor : ------------------------------------- 5 . 6 5 | 3 . .
Ma - lam ku- dus
Solo : 3 . 3 3 3 | 5 . 5 5 5 | 1 . . | 5 . .
Bin-tang bintang pun t'rang dan gemer- lap
Koor : ------------------------------------- 5 . 6 5 | 3 .
Su - nyi se - nyap
Solo : 5 | 5 6 7 1 2 3 | 4 . . | 4 .
t'lah datang sa - tu bu -nyi yang
Koor : ----------------------------------- 2 . 2 | 7 . .
Sia - pa yang
Solo : 5 | 5 6 7 1 2 3 | 3 . . | 3 . .
Ma - nis dan in- dah dan se - dap
Koor : -------------------------------------- 1 . 1 1 . | 5
B'lum le - lap
Solo : 4 . . | 4 , , | 3 7 1 | 5 2 1 | 4 . . | 3 7 1 |
Ye - sus Penebus s'karang lahirlah trus
Koor : 6 . 6 |1 . 7 6 | 5 . 6 5 |3 . . | 6 . 6|. 7 6| 5 .6 5|
A yah bunda yang tinggallah trus, jaga anak Yang Mahakudus
Solo : 5 2 1 |7 6 5|4 . . | 3 5 1 . | 5 1 3| 5 . . | 7 . 1
Sudah gnap ja - nji Allah tlah ja- di gnap
Koor : 3 . . | 2 . 2 | 4 . 2 7 | 1 . . |3 . 0/1 . 5 3|5.4 2|1 . . ||
A- nak da-lam malaf, A- nak di da-lam malaf.
Jemaat menyanyi
Malam kudus, sunyi senyap; dunia terlelap.
Hanya dua berjaga terus ayah bunda mesra dan kudus;
Anak tidur tenang, Anak tidur tenang.
(versi Bahasa Tondano)
Wengi lenas, penas sokan, Sei si rei timekel
Ama wo si-I na’ meyaga, Meyaga si oki na lenas
Oki urang ni empung, Si oki urang ni empung
Lo-ong kela, ki efrata, Sena sela tumumpa
Semala e kat se mekantar, Mele-lo-or ngaran ni empung
Gi menang kaowatan, Witu pe ngka-se-lok-an
(Bahasa Belanda)
Stille nacht, heilige nacht, alles slaapt, sluimer zacht.
Eenzaam waakt het hooggeilige paar, lief'lijk kondje met goud in het haar
Sluimer in hemelse rust, (2X)
(Bahasa Inggris)
Silent night, holy night, shepherds guard at the sight,
Glories stream from heaven a far, heavenly hosts sing alleluia.
Christ the savior is born, (2X)
Malam kudus, sunyi senyap, Kurnia dan berkat
Tecermin bagi kami terus di wajahMu, ya, Anak kudus,
Cinta kasih kekal, cinta kasih kekal
KHOTBAH /RENUNGAN (Pendeta T.E. Manurung)
MENYANYI Muliakanlah
Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah Maha Tinggi!
Damai sejaht'ra turun ke bumi bagi orang pengasihanNya.
Muliakanlah Tuhan Allah! Muliakanlah Tuhan Allah!
Damai sejaht'ra turun ke bumi; damai sejaht'ra turun ke bumi
Bagi orang, bagi orang pengashihanNya,
Bagi orang PengasihanNya, pengasihanNya.
Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah Maha Tinggi!
Damai sejaht'ra turun ke bumi bagi orang pengasihanNya.
Amin, amin, amin.
PENGAKUAN IMAN
Petugas: Jemaat saya undang untuk berdiri dan bersama-sama mengucapkan Pangakuan Iman seperti tertulis dalam Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi 2:5-11:
”.....Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepadaNya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku : "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!"
--- (Jemaat duduk)
DUET: Amanda Tulis & Brian Tulis
DOA SYAFAAT (Pastor Sunu Hardijanta)
(Doa Syafaat ini disambung Doa pribadi dalam keadaan hening dan diakhiri dengan : Ya, Allahku, kabulkanlah doa kami)
MENGHUNJUKKAN PERSEMBAHAN
(Pastor Sunu Hardijanta)
P: Kami memuji Engkau, ya Bapa, Allah semesta alam, sebab dari kemurahanMu kami menerima roti dan anggur yang kami persembahkan ini. Inilah hasil dari bumi dan usaha manusia yang bagi kami akan menjadi santapan rohani.
J: Terpujilah Allah selama-lamanya
P: Berdoalah saudara-saudara, supaya persembahan kita ini diterima oleh Allah Bapa yang maha kuasa.
J: Semoga persembahan ini diterima, demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita, serta seluruh umat Allah yang kudus.
Sementara pundi-pundi persembahan diedarkan, Jemaat menyanyi Alam Raya Berkumandang
1. Alam raya berkumandang oleh pujian mulia;
dari gunung, dari padang kidung malaikat bergema
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelsis Deo!
2. Hai gembala, kar'na apa sambutan ini menggegar?
Bagi Maharaja siapa sorak sorgawi terdengar?
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelsis Deo!
3. Sudah lagir Jurus'lamat - itu berita lagunya.
Puji dan syukur dan hormat
Dipersembahkan padaNya.
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelsis Deo!
4. Ikutilah, hai gembala, nyanyian sorga yang merdu;
mainkan suling dan rebana dan bersyukur di hatimu!
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelsis Deo!
5. Mari, kita pun ke sana untuk melihat Putera,
Mari kit persembahkan suara dan hati padaNya!
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelsis Deo!
DOA PERSEMBAHAN (Bersama-sama)
Allah Bapa Yang Maha Agung, berkenanlah menerima persembahan hidup umatMu, khususnya pada Pesta Natal ini. Semoga semangat kami disatukan dengan semangat Sabda yang menjadi daging dan tinggal di tengah-tengah kami. Satukanlah persembahan hidup kami dengan kurban Tubuh dan Darah PuteraMu, kini dan sepanjang masa. Amin.
PADUAN SUARA: Gereja Minahasa
DOA SYUKUR AGUNG
P: Tuhan beserta kita
J: Sekarang dan selama-lamanya
P: Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
J: Sudah kami arahkan
P: Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita.
J:: Sudah layak dan sepantasnya
P: Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa yang kudus, Allah yang kekal dan kuasa, bahwa di manapun juga kami senantiasa bersyukur kepadamu. Sebab pada hari ini, SabdaMu telah menjadi manusia, dan karena misteri ini, bersinarlah di dalam hati kami cahaya kemuliaanMu yang baru. Kini Engkau, Allah yang tak kelihatan, dapat kami kenal dalam diri PuteraMu, penebus kami. Sehingga, hati kami pun dikobarkan supaya mencintai Engkau yang tak terjangkau oleh mata manusia.
Dari sebab itu, bersama para malaikat dan seluruh laskar surgawi, kami mengumandangkan kidung kemulian bagimu, dengan tak henti-hentinya berseru:
J: Kudus, kudus, kuduslah Tuhan. Allah segala kuasa. Surga dan bumi penuh kemuliaanMu. Terpujilah Engkau di surga. Terberkatilah yang datang atas nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.
P: Sungguh kuduslah Engkau ya Allah – Engkau baik hati terhadap kami dan menaruh kasih sayang kepada semua orang. Terimalah, ya Bapa, karena segala kebaikanMu itu – terutama karena Engkau mengutus Yesus PuteraMu kepada kami.
Ia lahir di Bethlehem sebagai anak kecil dan disembah oleh para gembala dengan hati gembira. Para sarjana datang dari jauh mempersembahkan hadiah kepadaNya. Ia menjadi besar, suka membantu sesamanya dan selalu patuh kepadaMu, ya Allah.
Ia mengumpulkan kami di sini supaya merayakan perjamuan sesuai dangan pesannya.
P: Bapa yang baik, - kuduskanlah persembahan roti dan anggur ini.
J:: Agar menjadi bagi kami – tubuh dan darah PuteraMu terkasih, - Tuhan kami Yesus Kristus.
P+ J (bersama-sama): Dalam perjamuan malam sebelum sengsaraNya – Yesus mengambil roti – dan mengucap doa syukur. – Ia membagi-bagi roti itu – dan memberikannya kepada para murid – seraya berkata:
TERIMALAH DAN MAKANLAH – INILAH TUBUHKU – YANG DIKURBANKAN BAGIMU.
P: Sesudah itu – Ia mengambil piala berisi air anggur – dan mengucap syukur kepadaMu, ya Bapa. – Lalu ia mengedarkan piala itu kepada para murid – seraya berkata:
TERIMALAH DAN MINUMLAH – INILAH PIALA DARAHKU, - DARAH PERJANJIAN BARU DAN KEKAL, - YANG DITUMPAHKAN BAGIMU DAN BAGI SEMUA ORANG – DEMI PENGAMPUNAN DOSA. KENANGKANLAH AKU – DENGAN MERAYAKAN PERISTIWA INI.
P: Oleh karena itu ya Bapa, - dengan gembira kami mengenangkan – segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Yesus Kristus demi keselamatan kami. – Dalam kurban ini kami merayakan wafat dan kebangkitanNya. – Maka kami mohon, - terimalah diri kami sendiri bersama PuteraMu, - Ia rela mati bagi kami, - tetapi Engkau membangkitkanNya kembali.
J:: Ya Allah, Engkau sungguh baik hati. Terimalah persembahan pujian kami.
P: Kini Yesus hidup di sisiMu – namun tetap tinggal di tengah-tengah kami.
J: Ya Allah, Engkau sungguh baik hati. Terimalah persembahan pujian kami.
P: Pada hari kiamat – Ia akan datang sebagai raja agung. – Dalam kerajaanNya – tiada lagi orang yang menderita sengsara.
J: Ya Allah, Engkau sungguh baik hati. Terimalah persembahan pujian kami.
P: Bapa , Engkau menghibur hati kami dengan Roh Kudus, dan mengundang kami menyambut tubuh Kristus dari meja perjamuan ini. Segala makanan ini menguatkan kami dalam mengabdi Engkau. Ya Bapa, dampingilah para pemimpin gerejaMu, jemaat dan hamba-hambaMu.
Semoga orang-orang Kristiani – mendapatkan ketentraman hati dalam masa Natal ini, sehingga mereka mampu mendamaikan yang bermusuhan dan mengampuni yang bersalah. Dan semoga dalam kerajaanMu yang abadi, - bersama Santa Perawan Maria dan para kudus, - kami dapat bersatu dengan Kristus – dan hidup bahagia selama-lamanya.
J: Dengan perantaraan Kristus, - dan bersama Dia – serta bersatu dalam Roh Kudus – kami menyampaikan kepadaMu – Allah Bapa Yang Maha Kuasa, - segala hormat dan pujian – kini dan sepanjang masa. Amin.
DOA BAPA KAMI
Marilah meneguhkan pujian syukur kita dengan menyanyikan bersama-sama doa yang diajarkan Yesus kepada kita.
(menurut langgam keroncong Bandung Selatan)
Bapa kami yang ada di sorga,
Dimuliakanlah ya, NamaMu,
Datanglah KerajaanMu,
Mohon pimpinanMu serta bimbinganMu
Semuanya akan terjadi,
Menurut yang Engkau kehendaki,
Di sorga maupun di bumi ini, ya Bapa
Engkau kuasai.
Berkatilah kami hari ini,
Ampunilah semua dosa kami;
Kami juga mau mengampuni,
Dosanya sesama kami.
Mohon lindungilah kami Bapa;
Dari segala mara bahaya;
Biarkan kami padaMu setia, ya Bapa,
Dengarkanlah kami
P: Tuhan Yesus, Engkau bersabda kepada para murid ‘Damai kuwartakan kepadaMu yakni damaiKu yang Kuberikan kepadamu’.
J: jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman gerejaMu, dan restuilah kami, supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendakMu. Sebab Engkaulah pengantara kami, kini dan sepanjang masa.
P: Damai Tuhan kita Yesus Kristus beserta kita.
J: Sekarang dan selama-lamanya.
Salam Damai ( dinyanyikan sambil berjabatan tangan)
Salam damai, salam damai, salam, salam
Damai Kristus besertamu, salam, salam.
P: Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia
J: Kasihanilah kami.
P: Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia
J: Kasihanilah kami.
P: Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia
J: Berilah kami damai.
P: Saudara sekalian yang terkasih, Inilah Anak Domba Allah, Sabda Yang menjadi Daging bagi keselamatan kita. Berbahagialah kita yang diundang masuk ke perjamuannya.
J: Ya Tuhan, saya tidak pantas Tuhan datang pada saya. Tetapi bersabdalah saja, maka saya sembuh.
P: Tubuh dan Darah Kristus membawa kita kepada kehidupan kekal.
J: Amin
KOMUNI
Sementara komuni disambut, Jemaat menyanyi Hai Dunia, Gembiralah
1. Hai dunia, gembiralah dan sambut Rajamu!
Di hatimu terimalah! Bersama bersyukur,
bersama bersyukur, bersama-sama bersyukur.
2. Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus!
Hai bumi, laut, gunung, lembah, bersoraklah terus
Bersoraklah terus, bersorak-soraklah terus!
3. Janganlah dosa menetap di ladang dunia.
Sejahtera, penuh berkat berlimpah s'lamanya,
Berlimpah s'lamanya, berlimpah-limpah s'lamanya.
4. Dialah Raja semesta, benar dan mulia.
Masyhurkanlah, hai dunia, besar anug'rahNya,
besar anug'rahNya, besar, besar anug'tahnya.
DOA PENUTUP (Pastor Sunu Hardijanta)
Allah Bapa Yang Maha Rahim,
Kami bersyukur karena pada hari ini kami boleh merayakan kelahiran PuteraMu, Sang Sabda yang menjadi Daging bagi kami. Semoga kegembiraan Natal ini membaharui hidup kami. Ajarilah kami ya Bapa, untuk mendagingkan semangat PuteraMu ke dalam hidup kami sehari-hari. Biarlah kami belajar mendengarkan, seperti PuteraMu mendengarkan kehendakMu. Biarlah kami belajar bicara, seperti cara PuteraMu bicara. Biarlah kami belajar merasa, seperti PuteraMu merasa. Biarlah kami mencinta, seperti PuteraMu mencinta.
Ini semua kami mohon dengan perantaraan Yesus Puteramu, kini dan sepanjang masa. Amin.
LAGU PENUTUP
Jemaat berdiri dan menyanyi Opo Wananatas.
(Allah yang maha tinggi)
Opo Wananatas
Opo wananatas e, tembone semengalei-ngalei
Tembone semengalei-ngalei, pakatuan pakalawiren
Kuramo kalalei langit, tentumo kalalei untana
Kuramo kalalei untana, tentumo kalalei taintou
Nikita intou karia, e ni mapasusuat uman
E ni mapasusuat uman karia wia si Opo wananatas
Si Opo wananatas. Sia simatau ampeleng
Sia simatau ampeleng, mamoali wiam bawo untana.
PENGUTUSAN DAN BERKAT:
(Pendeta Francis Makatipu-Kambey, Pendeta T.E. Manurung dan Pastor Sunu Hardijanta)
P: Saudara-saudara terkasih, Yesus Kristus telah lahir di tengah-tengah kita. Cahaya baru bersinar atas dunia dan atas hati kita. Marilah kita mengakhiri perayaan Natal ini dengan memohon berkat Tuhan.
P: Semoga Tuhan yang Maha Baik mengobarkan semangat kemurahan hati di dalalam hati saudara.
J: Amin
P: Semoga Semangat Sabda Yang menjadi daging tinggal di dalam hati saudara dan menguatkan saudara untuk menjadi pembawa kabar gembira.
J: Amin
P: Semoga Tuhan menganugerahkan damai ke atas bumi, damai di tengah keluarga saudara dan damai di dalam hati saudara.
J: Amin
P: Dan semoga saudara sekalian diberkati dan dibimbing oleh berkat Allah yang Maha Kuasa BAPA DAN PUTERA DAN ROH KUDUS
J: Amin
P: Perayaan Natal sudah usai, mundurlah membawa damai Tuhan.
J: Syukur kepada Allah.
.
P+ J: 5 6 / 5 6 / 5 4 / 3 . //
A-min, a-min, a---min.
Ibadah selesai dan jemaat duduk kembali dengan tenang untuk mendengarkan Sambutan, Palakat/Pengumuman.