Bersamaan dengan peringatan 100 tahun hari kebangkitan nasional 20 Mei 2008 Seksi Komisi Dewasa GKJ Sarimulyo mengadakan Latihan Teknik Pemijatan Bayi. Bertempat di ruang atas Poliklinik sebanyak kurang lebih 42 ibu-ibu warga kampung sekitar bersama dengan anggota warga gereja dengan antusias mengikuti acara yang dibawakan oleh ibu bidan Sumarni Ediyono, AmK.
Melalui pemijatan, bayi mendapatkan manfaat yang sama pentingnya seperti manfaat makanan. Pemijatan pada bayi juga merupakan sarana ikatan yang indah antara bayi dengan orang tuanya. Selain itu pijat bayi sangat bermanfaat bagi perkembangan fisik dan emosi bayi kata ibu bidan yang bekerja di RS Sarjito ini.
Waktu memijat sebaiknya pada pagi hari, di mana belum banyak kegiatan yang mengganggu atau pada malam hari untuk membantu agar bayi tidur dengan nyenyak.
Beberapa nasihat penting dalam melaksanakan pemijatan:
- Usahakan kontak mata dengan bayi anda
- Bernyanyi/bersenandung atau memperdengarkan lagu yang lembut.
- Mulailah dengan sentuhan ringan dan ditambah secara bertahap
- Bila bayi sedikit menangis tenangkan dulu, bila menangis keras berhentilah
- Untuk menyegarkan, mandikan bayi sesudah pemijatan
- Jangan memijat sehabis makan
- Jangan membangunkan bayi tidur untuk dipijat.
- Jangan memaksa bayi agar mau dipijat
- Jangan memaksa bayi melakukan posisi tertentu ketika memijat.
Acara pelatihan ini dimulai pukul 10.00 dan berakhir sebelum dzhuhur (12.00) karena hampir 60% peserta adalah dari saudara muslim yang akan segera menunaikan sholat.