Pada tanggal 11 Maret yang lalu kurang lebih 65 ibu dari Medan datang ke GKJ Sarimulyo untuk mengadakan studi banding masalah kegiatan wanita gereja. Acara yang dibuka pukul 19.00 dan ditutup pukul 21.30 itu berlangsung dengan cukup hangat. Dimulai dengan menyanyikan lagu Dalam Yesus Kita Bersaudara dengan 3 versi bahasa (Ind-Karo-Jawa), kemudian pemaparan GKJ Sarimulyo dan dilanjutkan diskusi yang cukup intensif. Tidak terlihat kelelahan di wajah ibu-ibu dari Tanah Karo ini padahal dari pagi sampai siang tadi berwisata di seantero Yogya sampai candi Borobudur. Pada pertemuan tersebut muncul sharing dari seorang ibu dari GBKP yang mengatakan bahwa di Medan, PA para ibu harus dipisahkan dengan PA para bapak selain di PA wilayah. Acara ditutup dengan pengangkatan pak Pdt. Eddy sebagai warga Batak bermarga Ginting. Mungkin GKJ Sarimulyo menjadi satu-satunya GKJ yang pendetanya orang Batak. Selamat berwisata rohani inang-inangku. Horas pak Pdt. Dwi Eddy Ginting!