Hal tersebut disampaikan dr Rizaldy Pinzon dalam ceramah kesehatan yang di Auditorium Graha Purna Kartika Sarimulyo. Hindarilah rokok, kolesterol tinggi, trigliserida, obesitas, penyakit jantung, infeksi, susah tidur, hipertensi dan diabetes. Gejala bicara pelo, wajah perot, kelemahan gerak anggota badan merupakan isyarat bahwa yang bersangkutan harus segera mendapatkan penanganan Rumah Sakit. Pak dokter yang tergabung di dalam Tim Stroke RS Bethesda ini juga mengingatkan bahwa usia dinipun bisa terkena stroke, apalagi kalau ada riwayat stroke dalam keluarganya.
Ceramah yang dihadiri oleh 67 orang ini diselenggarakan oleh LPM Marga Nugraha dalam rangka HUT gereja. Hadirin dalam ceramah ini tidak hanya warga gereja saja melainkan juga masyarakat umum sekitar gereja. Pertanyaan yang antusias datang bertubi-tubi tentang kesemutan, tentang makan kambing juga hal-hal yang mencemaskan sekaligus menyenangkan yang lain. Bagi pasien yang selamat setelah stroke, kontrol rutin merupakan keharusan. Dukungan keluarga merupakan hal yang tak kalah penting. Bergabung dengan klub stroke atau senam stroke merupakan salah satu bentuk terapi rekreasi dan remediasi. RS Bethesda adalah salah satu yang memiliki fasilitas itu, katanya tanpa bernada pariwara. Acara ditutup jam 18.00 karena beberapa hadirin akan segera menunaikan sholat maghrib. Kalau tanggal tua sering merasa pusing-pusing dan pengin marah-marah apakah termasuk gejala stroke pak dokter?
Kenal lebih jauh dengan dr Pinzon